RSS
Facebook
Twitter

Senin, 02 November 2015

Coding pada Visual Studio

Haii gan..
Di postingan saya kali ini saya ingin berbagi ilmu mengenai materi Visual Studio. Dengan coding-coding yang mungkin bikin pusing waktu kita membuat aplikasi. Di sini saya ingin berbagi coding button Tambah, button Simpan, button Hapus, button Edit, button Batal dan Button untuk menuju form yang di inginkan.

Berikut codingnya:
  1.  Button Login

    If TextBox1.Text = "Admin" And TextBox2.Text = "root" Then
                Me.Hide()
                Form2.Show()
            ElseIf TextBox1.Text = "" And TextBox2.Text = "" Then
                MessageBox.Show("Mohon isi username dan password terlebih dahulu", "PEMBERITAHUAN", MessageBoxButtons.OK, MessageBoxIcon.Information)
            End If


  2.  Untuk mengubah Character pada textfield agar jadi bulat.
    Letakkan cursor pada TextField2 atau TextField untuk input password. Seperti gambar berikut:


    Pada properties PasswordChar yang semula kosong, isi dengan (*) . Tandanya pada TextField Password nanti tampilan hurufnya akan di ganti dengan (*)


  3. Button Tambah / Add
    Private Sub Button_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button8.Click
            Me.[nama_tabel]BindingSource.AddNew()
        End Sub
  4. Button Simpan / Save
    Private Sub Button8_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button8.Click
            Me.[nama_tabel]BindingNavigatorSaveItem.PerformClick()
        End Sub
  5. Button Hapus / Delete
    Private Sub Button8_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button8.Click
            Me.[nama_tabel]BindingSource.RemoveCurrent()
        End Sub
  6. Button Batal / Cancel
      TextField1.Text = ""
      TextField2.Text = ""
      TextField3.Text = ""
      TextField4.Text = ""
  7. Button Edit
    Private Sub Button8_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button8.Click
            Me.[nama_tabel]BindingSource.EndEdit()
        End Sub
  8. Button Form yang diinginkan
     Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
            Me.Hide()
            Form3.Show()
        End Sub

        Private Sub Button2_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button2.Click
            Me.Hide()
            Form4.Show()
        End Sub

        Private Sub Button4_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button4.Click
            Me.Hide()
            Form5.Show()
        End Sub

        Private Sub Button3_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button3.Click
            Me.Hide()
            Form6.Show()
        End Sub

        Private Sub Button5_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button5.Click
            Me.Hide()
            Form7.Show()
        End Sub

        Private Sub Button7_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button7.Click
            Me.Hide()
            Form8.Show()
        End Sub

        Private Sub Button6_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button6.Click
            Me.Hide()
            Form8.Show()
        End Sub

  9. Button Keluar
    Private Sub Button8_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button8.Click
            End
        End Sub

Senin, 21 September 2015

Kekasih Terbaik




Judul : Kekasih Terbaik

Penulis : Dwitasari

Penerbit : Loveable

Jumlah halaman : 264

Tanggal Terbit : November 2014



Zera dan Yoga adalah sahabat sejak kecil yang tumbuh bersama hingga dewasa. Sahabat yang saling mengerti satu sama lain, hingga tidak ada orang lain yang lebih mengetahui dan mengenal mereka selain mereka mereka berdua. Tidak ada yang lebih mengerti betapa terobsesinya Zera pada sastra, puisi, dan pentas musikal selain Yoga. Dan tidak ada yang dapat memahami obsesi Yoga pada lukisan Picasa selain Zara, tentunya.



Yoga telah menganggap Zera sebagai sahabat terbaiknya. Namun ternyata tidak demikian dengan Zera. Ia menginginkan lebih. Tanpa sepengetahuan Yoga, diam-diam Zera

mencintai Yoga lebih dari sekedar sahabat. Perasaan Zera pada Yoga membuatnya tidak mau memandang ke arah lain. Seperti ketika seorang laki-laki bernama Doni menyatakan cinta padanya, tak ada respon lain selain menolaknya dengan tegas.



Namun, ternyata perasaan yang disimpannya untuk Yoga harus terkubur selamanya. Karena Yoga telah memiliki pujaan hati yang seslalu setia disampingnya, Tasya. Lalu apa yang harus dilakukan Zera? Apakah dia harus menunggu hingga Yoga mau melihat kearahnya dan berpaling dari Tasya? Ataukah dia harus move on dan mencari pengganti Yoga untuk menempati posisi khusus dalam hatinya?



Cerita tentang sahabat yang kemudian berbuah cinta sepasang kekasih memang tema yang umum dan sudah banyak digarap oleh para penulis lain. Aku sendiri pun masih suka membaca buku dengan tema sejenis meskipun sudah akan mengetahui endingnya, seperti novel harlequin. Karena memang aku suka cerita yang happy ending, jadi aku enjoy aja.



Untuk cerita ini, bisa dikatakan agak berbeda dengan cerita bertema sejenis. Pasalnya, banyak sekali penghalang yang harus merintangi jalan kedua insan ini. Dan penghalang terbesar dalam cerita ini menurutku adalah perasaan sakit hati yang dirasakan oleh Zera. Hampir dalam setia bagian dalam cerita ini terdapat deskripsi betapa sakitnya perasaan Zera karena cinta tak berbalasnya. Betapa cemburunya dia pada Tasya yang selalu mendapat curahan perhatian dari Yoga. 



Bagian lain yang menonjol dalam novel ini adalah dekripsi yang diberikan oleh penulis mengenai passion yang dimiliki oleh Zera dalam bidang sastra dan passion dalam bidang lukisan yang dimiliki oleh Yoga. Tentunya penulis telah melakukan berbagai riset untuk mendapatkan keterangan mengenai lukisan-lukisan Picasa, cerita-cerita dibalik lukisannya, dan sejenisnya.



Rabu, 29 April 2015

Prinsip Pengembangan Budaya Lokal

Sebutkan prinsip pengembangan budaya lokal?

Mungkin kalian kesulitan untuk menjawab pertanyaan seperti itu. Nih aku kasih tahu jawabannya gan.. 

Prinsip pengembangan budaya lokal:
  1. Menentukan mata pelajaran muatan lokal untuk setiap tingkat kelas yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan kesiapan guru yang akan mengajar.
  2. Sekolah yang mampu mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar beserta silabusnya dapat melaksanakan mata pelajaran muatan lokal. Apabila sekolah belum mampu mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar beserta silabusnya sekolah dapat melaksanakan muatan lokal berdasarkan kegiatan-kegiatan yang direncanakan oleh sekolah, atau dapat meminta bantuan kepada sekolah yang terdekat yang masih dalam satu daerahnya.



    Trimzz, Semoga bermanfaat :-)
  • Unordered List

  • More Text

Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources